Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Wajib Tahu! Inilah Komponen Mobil yang Harus Dicek Setelah Perjalanan Mudik

Wajib Tahu! Inilah Komponen Mobil yang Harus Dicek Setelah Perjalanan Mudik
Wajib tahu! Inilah komponen mobil yang harus dicek setelah perjalanan mudik. (Dok. Suzuki)

PEWARTA.CO.ID - Setelah menempuh perjalanan jauh selama mudik Lebaran dengan mobil pribadi, membersihkan bodi kendaraan saja belum cukup.

Terutama bila medan yang dilalui cukup berat seperti jalan berlubang, berbatu, bergelombang, hingga berlumpur.

Ada sejumlah bagian penting pada mobil yang harus segera dicek usai mudik, mulai dari ban, sistem pengereman, oli, hingga kondisi kabin.

Kabar baiknya, Anda tidak harus langsung ke bengkel karena banyak dari pengecekan ini bisa dilakukan sendiri di rumah.

Berikut panduan lengkapnya.

Komponen mobil yang perlu diperiksa setelah perjalanan jauh

1. Kondisi ban

Ban merupakan bagian yang paling terdampak selama perjalanan jauh. Beban yang ditopang bertambah saat mobil membawa banyak penumpang dan barang.

Selain itu, ban juga berperan dalam meredam getaran serta menjaga arah kendaraan.

Langkah pertama, pastikan tekanan angin ban sesuai dengan standar pabrikan. Lalu, amati kondisi telapak dan dinding ban.

Periksa apakah ada tanda-tanda keausan, benjolan, retakan, atau bahkan sobekan.

Jangan lupakan juga pelek dan ban cadangan.

Jika ada kerusakan atau keausan yang mencolok, segera ganti agar tidak menimbulkan risiko saat berkendara selanjutnya.

2. Oli mesin

Periksa volume oli mesin menggunakan dipstick.

Jika jumlahnya di bawah ambang batas, segera tambahkan.

Selain itu, perhatikan warna dan kekentalannya.

Oli yang berubah menjadi keruh, kental, atau coklat susu menandakan kemungkinan tercampur air dan harus segera diganti.

Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut, sebaiknya mobil dibawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3. Minyak rem

Volume minyak rem yang berkurang atau perubahan warna (menjadi gelap atau berlumpur) bisa menjadi sinyal adanya masalah.

Pastikan juga selang rem tidak mengalami kebocoran atau sobek.

Tak kalah penting, cek performa rem apakah masih pakem atau mulai melemah.

4. Radiator coolant

Cairan pendingin mesin atau radiator coolant harus berada pada batas yang aman.

Jika warnanya keruh atau tidak jernih lagi, lakukan pengurasan. "Apabila terlihat keruh atau berubah warna, sebaiknya segera dikuras. Pastikan juga tidak ada indikasi kebocoran dengan cara mengecek bagian selang dan rumah radiator."

5. Cairan mobil lain

Tak hanya oli dan coolant, cairan lain seperti air aki, minyak kopling (untuk transmisi manual), oli transmisi, air wiper, cairan power steering, hingga freon AC juga wajib diperiksa.

Pastikan seluruh cairan tersebut berada dalam volume yang cukup dan tidak berubah warna.

Jika terdapat kebocoran atau tanda kontaminasi, sebaiknya segera lakukan penggantian.

6. Kaki-kaki mobil

Komponen kaki-kaki sangat rentan setelah melibas jalanan rusak.

Perhatikan dua bagian utama: shockbreaker dan kampas rem.

Shockbreaker membantu menjaga kenyamanan berkendara.

Jika terasa keras, muncul suara aneh, atau ada kebocoran pelumas, ini menjadi pertanda ada masalah.

"Belum lagi jika harus melewati jalan yang tidak rata atau rusak. Sedikit banyak, kondisi shockbreaker bisa mengalami gangguan."

Kampas rem juga harus dicek karena selama mudik biasanya digunakan lebih intens, terutama saat macet.

"Mungkin tidak perlu sampai harus diganti dengan kampas rem baru. Namun, setidaknya Anda bisa membersihkannya dari berbagai kotoran dan debu yang menyumbat dan berpotensi menghambat fungsinya."

7. Indikator panel instrumen

Putar kunci kontak ke posisi ON dan perhatikan apakah ada lampu indikator yang menyala.

"Jika ada indikator yang menyala, tandanya terjadi masalah pada komponen sesuai dengan ikon indikator yang menyala tersebut yang perlu segera dilakukan tindakan."

Jika semuanya terlihat normal, hidupkan mesin dan dengarkan suara yang ditimbulkan.

Getaran tidak wajar atau suara asing bisa menjadi petunjuk awal adanya gangguan pada mesin.

8. Kondisi karet wiper

Karet wiper yang aus atau retak akan mengurangi visibilitas saat hujan. Pastikan karet tidak kering, mengeras, atau sobek.

Jika ada gejala tersebut, segera ganti demi kenyamanan dan keselamatan berkendara.

9. Kebersihan kabin

Terakhir, bersihkan bagian dalam mobil, terutama bila ada makanan atau minuman yang tumpah selama perjalanan.

Gunakan lap microfiber dan penyedot debu untuk menjangkau area yang sulit. Karpet mobil juga sebaiknya dicuci dan dijemur sebelum dipasang kembali.

Kapan harus ke bengkel?

Untuk pengecekan ringan seperti tekanan ban, volume oli, atau membersihkan kabin, Anda bisa melakukannya sendiri.

Namun, untuk masalah teknis seperti gangguan pada sistem rem atau shockbreaker, lebih baik dilakukan oleh teknisi profesional di bengkel resmi.

Bagi pemilik kendaraan Suzuki, Anda bisa memanfaatkan layanan booking service agar proses pengecekan dan perbaikan lebih cepat dan praktis.

Advertisement