Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Teknik Aman Injak Pedal Gas di Tanjakan Saat Macet, Wajib Tahu!

Teknik Aman Injak Pedal Gas di Tanjakan Saat Macet, Wajib Tahu!
Ilustrasi. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID - Musim libur Lebaran menjadi momen yang dimanfaatkan banyak orang untuk berkumpul dengan keluarga, baik dengan mengunjungi kerabat maupun berwisata ke luar kota.

Akibatnya, volume kendaraan meningkat drastis di jalan raya dan tol, memicu kemacetan di berbagai titik.

Terutama bagi pengemudi yang menuju kawasan pegunungan, kondisi jalan menanjak dalam situasi macet bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pengguna mobil bertransmisi manual.

Mengemudikan mobil manual di tanjakan saat lalu lintas padat memang butuh keterampilan khusus.

Saat mobil terpaksa berhenti di tanjakan, kaki kiri harus menekan kopling, sementara kaki kanan menahan rem.

Namun ketika ingin melaju kembali, banyak pengemudi yang panik karena mobil bisa saja mundur sebelum maju, terutama saat berpindah dari rem ke pedal gas.

Menurut Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, ada teknik tertentu yang perlu dikuasai agar mobil bisa bergerak mulus di tanjakan tanpa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain.

"Ketika mobil berhenti di tanjakan, atur jarak aman, dengan mobil di depan. Pengemudi diimbau tidak terlalu mepet agar ada ruang. Begitu pula saat mobil sudah mulai berjalan, atur jaraknya," ujar Sony kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Ia menekankan pentingnya memberikan momen cukup agar mobil memiliki tenaga untuk memulai pergerakan di tanjakan.

Hal ini dapat dilakukan dengan mengambil ancang-ancang gas dan menjaga putaran mesin tetap stabil, disesuaikan dengan tingkat kemiringan tanjakan.

Sony juga memberikan panduan praktis saat mobil terhenti di tanjakan.

Ia menyarankan penggunaan rem tangan untuk menahan mobil sambil kaki tetap menekan kopling.

"Ketika berhenti di tanjakan, tarik rem tangan, dan injak kopling. Kemudian, saat mulai jalan, injak pedal gas dibarengi dengan mengangkat kopling. Saat mobil terasa bergerak namun tertahan, lepas rem tangan," kata Sony.

Sony turut mengingatkan agar pengemudi tidak menggantung kopling saat mobil berhenti di tanjakan.

Kebiasaan ini dapat menyebabkan keausan pada komponen kopling dan memperpendek masa pakainya.

Dengan menerapkan teknik yang tepat, pengemudi tidak hanya menjaga kendaraan tetap awet, tetapi juga menciptakan kondisi berkendara yang lebih aman, terutama di medan yang menantang seperti tanjakan dalam kemacetan.

Advertisement