Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Perlukah Mengisi Tangki Mobil Sampai Penuh? Ini Penjelasannya

Perlukah Mengisi Tangki Mobil Sampai Penuh? Ini Penjelasannya
Ilustrasi. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID - Setiap pemilik mobil tentu memiliki kebiasaan berbeda-beda saat mengisi bahan bakar.

Ada yang memilih untuk selalu mengisi penuh tangki BBM, sementara yang lain cukup mengisi secukupnya saja.

Namun, sebenarnya, manakah yang lebih tepat dan dianjurkan?

Disarankan mengisi penuh, tapi tetap ada batasnya

Mengisi tangki bahan bakar hingga penuh ternyata merupakan langkah yang direkomendasikan.

Mengapa demikian?

Salah satu alasannya adalah untuk mencegah terbentuknya karat di dalam tangki penyimpanan bahan bakar.

Karat bisa muncul akibat adanya ruang kosong yang memicu penguapan, terutama jika kendaraan jarang digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Kondisi tangki yang tidak penuh memungkinkan udara lembap masuk, dan inilah yang menjadi awal mula proses oksidasi hingga akhirnya timbul karat.

Oleh karena itu, menjaga tangki tetap terisi penuh bisa menjadi langkah pencegahan yang sederhana namun efektif.

Namun, bagi kendaraan yang digunakan setiap hari, pengisian tidak penuh sebenarnya bukan masalah besar.

Kendati begitu, tetap disarankan untuk mengisi hingga penuh agar perjalanan lebih nyaman tanpa kekhawatiran bahan bakar habis di tengah jalan.

Selain itu, frekuensi kunjungan ke SPBU pun bisa dikurangi.

Jangan sampai terlalu penuh

Meski dianjurkan untuk mengisi tangki hingga penuh, ada batasan yang perlu diperhatikan.

Hindari mengisi bahan bakar sampai benar-benar memenuhi seluruh volume tangki.

Pasalnya, tangki bahan bakar tetap membutuhkan ruang udara sebagai tempat ekspansi alami BBM.

Jika tangki diisi secara berlebihan hingga tidak menyisakan ruang udara, maka kelebihan tekanan bisa menyebabkan bahan bakar meluap melalui lubang ventilasi.

Hal ini tentu akan mengakibatkan pemborosan yang tidak perlu.

Untuk menghindari masalah tersebut, sebaiknya minta petugas SPBU untuk menghentikan pengisian saat terdengar bunyi "klik" dari nozel.

Bunyi ini menandakan bahwa volume BBM sudah mencapai batas aman tangki.

Sebagaimana dijelaskan dalam artikel sumber, “Minta kepada petugas SPBU sampai nozzel BBM bunyi klik.”

Mengisi bahan bakar hingga penuh memang menjadi langkah bijak, terutama untuk menjaga kondisi tangki dan memberikan kenyamanan dalam berkendara.

Namun, tetap penting untuk tidak mengisinya secara berlebihan agar tidak menimbulkan kerugian akibat BBM yang terbuang.

Bijaklah saat mengisi, dan pastikan proses pengisian dilakukan dengan tepat.

Semoga informasi ini berguna bagi Anda yang ingin menjaga performa dan efisiensi kendaraan!


Advertisement