Iklan -- Scroll untuk lanjut membaca
Advertisement

Peran APBN dalam Pengembangan Wisata Daerah dan Infrastruktur Jalan Tol

Peran APBN dalam Pengembangan Wisata Daerah dan Infrastruktur Jalan Tol
Menkeu Sri Mulyani bicara APBN hadir di objek wisata hingga jalan Tol. (Dok. Merdeka)

Jakarta, Pewarta.co.id – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berperan penting dalam mendukung pembangunan berbagai sektor, termasuk pengembangan destinasi wisata daerah dan pembangunan infrastruktur jalan tol.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa alokasi APBN telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam sektor pariwisata maupun transportasi.

Dukungan APBN untuk wisata daerah

Salah satu bentuk nyata dari kontribusi APBN dalam pengembangan wisata daerah adalah bantuan yang diberikan kepada Wisata Air Kali Kesek di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Destinasi ini mendapatkan suntikan Dana Desa dari APBN melalui program #UangKita sebesar Rp250 juta sebagai modal awal.

Sejak mulai beroperasi pada Mei 2022, objek wisata ini dikelola oleh masyarakat setempat di Desa Sriwulan.

“Wisata Air Kali Kesek dapat menjadi salah satu opsi destinasi wisata. Terdapat banyak kegiatan yang dapat dilakukan di sini, salah satunya adalah kita dapat mempelajari proses pembuatan gula aren,” ujar Sri Mulyani dalam unggahannya di Instagram @smindrawati pada Rabu.

Dukungan finansial ini telah berdampak positif terhadap perekonomian lokal dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar destinasi wisata tersebut.

Pembangunan jalan Tol dengan dukungan APBN

Selain sektor pariwisata, APBN juga memainkan peran penting dalam pengembangan infrastruktur transportasi.

Salah satu proyek yang mendapat dukungan APBN adalah Jalan Tol Batang-Semarang yang terkenal dengan ikon Jembatan Kali Kuto berwarna merah.

Pembangunan jalan tol ini menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) serta mendapat penjaminan dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero).

“Jalan Tol Batang-Semarang membentang sepanjang 75 km sebagai bagian dari Jalan Tol Trans Jawa. Ia menghubungkan 3 wilayah: Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, dan Kota Semarang. Dengan adanya Jalan Tol Batang-Semarang, konektivitas masyarakat semakin mudah, waktu tempuh juga jauh lebih singkat,” jelas Sri Mulyani.

Di samping itu, APBN juga mendukung pembangunan jalan tol Padang-Sicincin di Sumatera Barat dengan alokasi dana sebesar Rp906,24 miliar.

Pembiayaan jalan tol ini dilakukan melalui Badan Layanan Umum (BLU) Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), dengan realisasi anggaran hingga 20 Maret 2025.

Jalan tol yang memiliki panjang 35,9 km ini kini telah dibuka secara fungsional, memberikan alternatif bagi pemudik yang menuju Sumatera Barat dengan jalur darat.

Infrastruktur ini juga memungkinkan efisiensi waktu perjalanan hingga sekitar 25 menit lebih cepat dibandingkan jalur sebelumnya.

“Kabar baiknya, para pemudik bisa melewati jalan tol Padang-Sicincin secara gratis pada periode mudik lebaran kali ini. Yuk, kita manfaatkan!” tambah Sri Mulyani.

Advertisement