Presiden klub Barcelona, Joan Laporta. (Dok. AFP) |
PEWARTA.CO.ID - Presiden Barcelona Joan Laporta menyebut keputusan pensiun Gerard Pique tidak dilakukan secara mendadak. Menurutnya Pique telah merencanakannya sejak 3 bulan lalu.
Namun demikian pengumuman pensiun Pique yang dilakukan pada Jumat (4/11/2022) lalu telah mengejutkan sejumlah pihak.
Pasalnya pemain 35 tahun itu dinilai mengumumkan secara tiba-tiba tanpa ada kabar apapun sebelumnya.
Baca juga: Dibalik Alasan Pensiun Gerrard Pique, Tak Dibutuhkan Barca Lagi?
Baca juga: 4 Kerajaan Bisnis Gerard Pique yang Membuatnya Tak Pusing Saat Pensiun, Sudah Kaya Banget
Bahkan sempat beredar rumor jika keputusan pensiun itu lantaran Pique sudah tidak dibutuhkan skuad Barcelona lagi seiring posisinya yang akrab dengan bangku cadangan di beberapa laga terakhir.
"Rencana pensiun Pique itu adalah sesuatu yang sudah kami bahas sejak sekitar tiga bulan lalu, dan sebelumnya dengan lebih intens," ucap Laporta kepada Barca TV sebagaimana dilansir dari detikSport.
"Pique selalu menjadi rujukan di Barcelona, apa yang sudah dia lakukan itu tidak ada bandingannya. Selama 14 tahun di tim utama, tapi saya bertemu Pique pada 25 tahun yang lalu sejak dia pertama kali terhubung dengan Barca," lanjutnya.
Laporta juga mengapresiasi karir Pique selama di Barcelona dengan menyebutnya sebagai legenda.
"Gerard, terlepas dari kesuksesan yang sudah dia miliki, dan dia telah mencapai semuanya sebagai seorang pemain Barca. Dia membentuk sebuah bagian di simbol Barca. Dia itu salah satu dari pemain-pemain yang selalu menjadi sebuah acuan bagi seluruh culer," pungkasnya.
Baca juga: Puja-puji Gerard Pique dengan 30 Piala Bersama Barcelona, Legenda!
Baca juga: Sering Dikonsumsi Pesepakbola, Ternyata Ini Manfaat dan Khasiat Buah Pisang
Gerard Pique bakal melakoni pertandingan terakhirnya bersama Barcelona saat menjamu Almeria di Camp Nou pada Minggu (6/11/2022) dini hari WIB.
Ia bakal menyampaikan perpisahan emosional di depan puluhan ribu Cules, pendukung setia klub Catalan tersebut.